MUARASABAK – Infrastruktur memadai menjadi salah satu kunci pemerataan pembangunan di Tanjung Jabung Timur. Hal inilah yang ditekankan Ketua DPRD Tanjabtim, Zilawati, saat mendampingi Gubernur Jambi Al Haris dalam program Perjalanan Pejabat Tidur di Dusun (Pertisun) yang berlangsung di Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, baru-baru ini.
Pertisun sendiri merupakan inovasi Gubernur Jambi untuk turun langsung ke wilayah-wilayah terpencil, mendengar keluhan warga, dan mencari solusi bersama. Desa Air Hitam Laut menjadi salah satu tujuan utama karena letaknya yang jauh dari pusat pemerintahan dan akses infrastrukturnya yang masih minim.
Dalam pertemuan hangat bersama warga, persoalan jalan menjadi keluhan utama. Menanggapi hal ini, Zilawati menegaskan pihaknya siap mengawal aspirasi tersebut. “Salah satu harapan utama masyarakat adalah perbaikan jalan yang menghubungkan wilayah ini. Rencananya, perbaikan sepanjang 30 kilometer akan diusulkan ke Kementerian PUPR pada 2026,” ujarnya.
Awalnya, usulan perbaikan jalan hanya 19 kilometer. Namun setelah evaluasi, cakupannya diperluas menjadi 30 kilometer agar lebih menyeluruh. Proyek ini akan menggunakan skema multiyears dengan jangka waktu maksimal empat tahun.
Tak hanya itu, Pemprov Jambi bersama Pemkab Tanjabtim juga sudah berkomitmen memperbaiki jalur penghubung dari Lambur (Muara Sabak Timur) ke Rantau Rasau, Berbak, hingga Desa Air Hitam Laut. “Kami akan kawal hingga tuntas. DPRD siap mendukung dari sisi pengawasan dan penganggaran, baik melalui APBD maupun sinergi dengan pusat,” tegas Zilawati.
Ia berharap masyarakat bersabar karena proyek ini membutuhkan biaya besar dan waktu cukup lama. “Namun kami pastikan ini menjadi prioritas. Semua demi kemajuan Tanjabtim,” pungkasnya.












