https://tpc.googlesyndication.com/simgad/14857051581796132365?
https://tpc.googlesyndication.com/simgad/14857051581796132365?
Desa  

Semarak STQ ke-18 di Pematang Rahim, Kades M. Dong: Ajang Ini Bentuk Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia

redaksi

MENDAHARA ULU – Suasana penuh khidmat dan semangat keagamaan mewarnai pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-18 tingkat Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Minggu (21/9) malam.

Bertempat di Masjid Al Istiqomah RT 05, kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala Desa Pematang Rahim, M. Dong, SH, dan dihadiri oleh Camat Mendahara Ulu Edi Yanto, S.Pd, anggota DPRD Tanjabtim Triastuti Handayani, Kepala KUA Mendahara Ulu, serta para tokoh agama, ketua RT, Babinsa, dan masyarakat desa yang memadati area masjid.

Tamu Undangan yang Hadir

Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Qur’ani dan Berakhlak Mulia,” kegiatan ini menjadi simbol komitmen pemerintah desa dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai Islam di tengah kehidupan sosial.

Dalam sambutannya, Kades M. Dong menegaskan bahwa STQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wahana pembinaan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.Tamu Undangan dari Ibu Ibu yang Hadir

“Kegiatan ini adalah bagian dari syiar Islam, agar anak-anak dan remaja kita tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan mencintai agamanya,”ujarnya.

Ketua Panitia STQ, Muhamad Darwis, menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba akan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 26 September 2025, dengan peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh RT di Desa Pematang Rahim.

“Kami berharap masyarakat terus hadir memberi dukungan, karena semangat peserta tumbuh dari kebersamaan dan partisipasi warga,” tuturnya.

Beragam cabang dilombakan dalam kegiatan ini, di antaranya Tartil Anak, Tilawah Anak, Tilawah Remaja, Adzan, Kaligrafi, Syarhil Qur’an, Shalawat, Paduan Suara, hingga Qasidah Rebana.

STQ yang telah menjadi agenda tahunan desa ini selalu mendapat sambutan hangat masyarakat. Lebih dari sekadar perlombaan, STQ Pematang Rahim menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat identitas religius di tengah masyarakat desa.

banner 325x300
Penulis: EngEditor: Hendri Rosta